Senin, 10 Juni 2013

Analisis Perbatasan

Diposting oleh Fransisca Novianti Panadi di 05.35 0 komentar
Kalimantan dan Sulawesi

Pembangunan di wilayah perbatasan memprihatinkan

 

Kendati Pemprov Kaltim sudah menggelontorkan anggaran miliaran rupiah, ternyata pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia masih memprihatinkan.

Bahkan, kecamatan Krayan Selatan yang dianggap kawasan blank spot, pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia itu juga baru terserap 33 persen.

“Pemkab Nunukan telah melakukan upaya lelang terbuka, terhadap sejumlah program pembangunan sabagaimana ketentuan yang berlaku. Namun sayangnya pemenang tender malah tidak mampu melaksanakan pembangunan tepat waktu,” kata anggota DPRD Kaltim Masittah, Senin (13/5/2013).

Untuk Kabupaten Nunukan, dianggarkan dari APBD Kaltim tahun 2012 sebesar Rp85 miliar. Selain pembangunan infrastruktur jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat perbatasan, pembangunan sarana komunikasi juga sangat penting.

Kondisi ini tentu menimbulkan keprihatinan mengingat kawasan perbatasan sangat perlu pembangunan infrastruktur. Jika anggaran tersebut tidak terserap, tentu akan kembali ke kas daerah sebagai Silpa (Sisa lebih penggunaan anggaran).

Kemudian, peningkatan Jalan Atap-Kunyit sepanjang 13 kilometer hanya terealisasi 30 persen dan sertifikasi lahan pertanian 23 persen.

Selain masalah BTS, penyerapan anggaran di beberapa item pembangunan juga masih nol persen. Parahnya, progam peningkatan Jalan Bhayangkara Atap-Sembakung realisasi fisiknya nol persen. Padahal, alokasi anggaran untuk proyek tersebut sebesar Rp 2,45 miliar.

Program lain yang tidak mampu direalisasikan atau nol persen realisasi fisiknya adalah proyek peningkatan jalan di Mansalong, peningkatan Jalan Pembeliangan, pembangunan badan Jalan Long Bawan-Long Layu, dan peningkatan Jalan Tanjujng Batu-SMK Nunukan.

sumber : 

Sindonews.com

 

 

Minggu, 05 Mei 2013

ANALISIS PEREKONOMIAN DI INDONESIA

Diposting oleh Fransisca Novianti Panadi di 07.36 0 komentar

‘’Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu  Negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di Negara tersebut. Berikut berbagai macam perekonomian dunia :
·         Perekonomian sosialis (terencana/terpusat)
‘’Sistem perekonomian ini menghendaki kemakmuran masyarakat secara keseluruhan dan mengharamkan penindasan ekonomi,namun tidak memberi kebebasan kepada individu, sehingga mengharuskan pemerintah untuk ikut campur dalam perekonomian.
‘’Menurut Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh factor produksi.Namun, kepemilikan  pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara, ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh.
‘’Contoh Negara yang menggunakan system ekonomi ini adalah negara-negara komunis seperti Korea Utara dan RRC.Negara Negara itupun tidak sepenuhnya mengatur factor produksi.Sebagai contoh yaitu RRC yang memperbolehkan perusahaan swasta mengontrol factor produksinya sendiri.
·         Perekonomian liberal (pasar)
‘’Jenis perekonomian ini menciptakan sebuah lingkungan dimana produsen dan konsumen bebas berinteraksi untuk jual-beli barang sesuai dengan apa yang mereka inginkan, untuk mendapatkan untung sebesar-besarnya. Dengan demikian, setiap individu dituntut untuk memiliki skill dan daya kreasi agar dapat bersaing mendapatkan keuntungan.
‘’Contoh Negara yang menganut system ini yaitu AmerikaSerikat, Argentina,Brasil,Ekuador,Chili, Uruguay,Venezuela,Meksiko, dansebagianbesar Negara-negara dibenua eropa.
·         Perekonomiancampuran (Mixed market economies)
‘’Jenis perekonomian ini adalah gabungan/perpaduan dari system sebelumnya, yaitu system perekonomian liberal dan perekonomian sosialis. Masalah-masalah pokok ekonomi mengenai barang apa yang diproduksi, bagaimana barang dihasilkan, dan untuk siapa barang itu, akan dapat diatasi karena pemerintah melakukan pengawasan dan pengendalian dalam ekonomi.
‘’Contoh penganutnya yakni Negara-negara  berkembang (Indonesia,Afrika, Amerika Latin).
‘’Namun menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan Negara seperti Amerika Serikat. Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi.Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain.Begitu pula dengan negara-negara perekonomian terencana.Saat ini, banyak negara-negara Blok Timur yang telah melakukan privatisasi—pengubahan status perusahaaan pemerintah menjadi perusahaan swasta.
 
 
 SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA DILIHAT SAAT DAN SETELAH  ORBA 
 
 
 ‘’Pada Awalnya. Indonesia menganut system ekonomi liberal,dimana
Masyarakat bebas dalam berekonomi. Akan tetapi,karena pengaruhyang disebarkan oleh PKI(Partai Komunis Indonesia), maka system perekonomian Indonesia pun ikut berubah dari liberal menjadi ekonomi sosialis.
‘’Pada masa orde baru,system ekonomi yang dianut Indonesia diubah kembali menjadi system demokrasi ekonomi yang bertahan hingga masa reformasi. Setelah masa reformasi, pemerintah melaksanakan ekonomi yang berlandaskan pada ekonomi kerakyatan yang berlaku sampai sekarang. Berikut bentuk system ekonomi dari masa Orba hingga sekarang :
1.  Sistem Ekonomi Demokrasi
‘’Sistem ekonomi berdasarkepada UUD 1945 dan Pancasila.Dengan demikian dapat disimpulkan system ekonomi demokrasi adalah suatu system perekonomian yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasas kekeluargaan dan gotongroyong dari,oleh,dan untuk rakyat dibawah pimpinan dan juga pengawasan pemerintah.
‘’Pada system ini,  pemerintah dan lapisan masyarakat aktif dalam usaha mencapai kemakmuran bangsa.Selain itu, Negara berperan dalam merencanakan, membimbing, dan mengarahkan kegiatan perekonomian.Dengan demikian, terdapat kerjasama dan saling membantu antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
2.  Sistem Ekonomi Kerakyatan
‘’ Sistem ekonomi kerakyatan berlaku di Indonesia sejak terjadinya Reformasi di Indonesia pada tahun 1998. Pemerintah bertekad melaksanakan system ekonomi ini dengan mengeluarkan ketetapan MPR RI Nomor IV/MPR/1999, tentang GBHN yang menyatakan bahwa system perekonomian Indonesia adalah system ekonomi kerakyatan yang pada system ini masyarakat berperan aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.
 
                                  PELAKU-PELAKU PEREKONOMIAN INDONESIA
 
‘’Produk Nasional Bruto (GNP) merupakan pendapatan nasional yang dihitung dengan mengeluarkan faktor pendapatan dari warganegara asing yang berdomisili di negara tersebut dan hanya menghitung nilai barang dan jasa yang hanya dihasilkan oleh orang yang berkewarganegaraan negara tersebut saja. Dalam perhitungan, istilah ini lebih sering digunakan karena dapat menggambarkan dengan jelas prestasi ekonomi negara yang bersangkutan tanpa pengaruh dari pihak asing (dalam bentuk penanaman modal asing).
‘’GDP (Gross Domestic Product) atau Produk Domestik Bruto dalam Bhs Indonesia, adalah salah satu dari beberapa indikator yang mengukur tingkat pertumbuhan ekonomi.
            ‘’GDP diartikan sebagai nilai keseluruhan semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam wilayah tersebut dalam jangka waktu tertentu (biasanya per tahun). GDP berbeda dari produk nasional bruto karena memasukkan pendapatan faktor produksi dari luar negeri yang bekerja di negara tersebut. Sehingga GDP hanya menghitung total produksi dari suatu negara tanpa memperhitungkan apakah produksi itu dilakukan dengan memakai faktor produksi dalam negeri atau tidak. Sebaliknya, PGDP memperhatikan asal usul faktor produksi yang digunakan.
‘’Terdapat tiga pelaku utama yang menjadi kekuatan sistem perekonomian di Indonesia, yaitu :
o   Pemerintah (BUMN)
a. Pemerintah sebagai Pelaku Kegiatan Ekonomi
                                    1 )Kegiatan produksi
‘’Dalam menjalankan perannya sebagai pelaku ekonomi, pemerintah berperan dalam menghasilkan barang atau jasa
2 )Kegiatan konsumsi
‘’Dalam menjalankan perannya, pemerintah juga membutuhkan barang dan jasa/bahanbaku. Misalkan untuk membangun gedung, diperlukan semen,pasir,dll.
3 )Kegiatan distribusi
            ‘’Berperan menyalurkan barang-barang yang telah diproduksi oleh perusahaan-perusahaan Negara kepada masyarakat.
b .Pemerintah sebagai Pengatur Kegiatan Ekonomi
1 ) Kebijaksanaan dalam dunia usaha-usaha untuk mendorong dan memajukan dunia usaha
2 ) Kebijaksanaan di bidang perdagangan
o   Swasta (BUMS)
o   Koperasi
‘’Ketiganya dituntut dapat saling bekerja sama dengan baik dalam mencapai tujuannya. Dengan demikian sikap saling mendukung di antara pelaku ekonomi sangat dibutuhkan dalam rangka mewujudkan ekonomi kerakyatan.

Minggu, 21 April 2013

PEREKONOMIAN INDONESIA 3

Diposting oleh Fransisca Novianti Panadi di 07.38 0 komentar
 PERBATASAN WILAYAH DEPOK DAN JAKARTA


LENSAINDONESIA.COM: Lambat dalam respon perbaikan jalan rusak di fly over UI, Pemerintah Kota Depok memutuskan untuk memperbaiki jalan vital penghubung antara masyarakat Depok ke wilayah Jakarta.
Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail langsung blusukan ke jalan yang sudah bergelombang tersebut. Dirinya memantau langsung perbaikan jalan sepanjang 150 meter tersebut bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok serta Dinas Perhubungan Kota Depok. Pria lulusan IPB ini mengaku bahwa pemkot Depok sudah berkoordinasi dengan Pemkot Jaksel.

“Wilayah Depok kita selesaikan, sempurnakan lagi di perbatasan Jakarta. Sudah ada koordinasi dengan Pemkot Jaksel, yah kita saling bantulah, total panjang 150 meter,” ungkapnya di lokasi, Kamis (14/03/2013).
Sebagai Walikota Depok, dia mengungkapkan perbaikan jalan tersebut menggunakan anggaran pemeliharaan jalan rusak Kota Depok. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Depok akan menyempurnakan titik jalan rusak di wilayah perbatasan Depok. Dirinya menuturkan bahwa Pemkot Depok sudah mempunyai daftar jalan daerah yang akan diperbaiki. Dia menjanjikan bahwa proyek ini akan selesai hari ini.
“kita sempurnakan tempat-tempat yang rusak daerah Beji, Kukusan juga, ini tititk vital Jakarta-Depok-Bogor. Hari ini selesai. Bagian dari keseluruhan,” jelasnya.
Seperti diketahui, jalan fly over UI merupakan salah satu jalur vital warga Depok untuk pergi ke Jakarta. Hampir setiap pagi, beragam kendaraan melewati jalan ini. Kerusakan jalan ini terjadi karena jumlah kendaraan yang lewat setiap hari cukup tinggi. Selain itu, beragam kendaraan berat seperti truk dan bis juga sering melewati jalan ini. @andrian


sumber : http://www.lensaindonesia.com/2013/03/14/pemkot-depok-rapikan-jalan-fly-over-ui-depok.html

Menurut saya :

Fly Over sebagai sarana jalan utnuk menghubungkan Depok dengan wilayah Jakarta , jika jalanan tidak segera di perbaiki maka sangat meresahkan bagi pengguna jalan , dan resiko resiko yang terjadi seperti kecelakaan dapat terjadi , Sebaiknya Pemerintah Depok tanggap dengan situasi ini dan segera memperbaiki sarana sarana yang rusak seperti jalan raya,dll .

Minggu, 07 April 2013

Perekonomian Indonesia 2

Diposting oleh Fransisca Novianti Panadi di 08.27 0 komentar
Harga Cabe Rawit Melambung Tinggi

SRIPOKU.COM, LAHAT - Setelah bawang putih dan bawang merah, kini giliran harga cabe rawit mengalami kenaikan di sejumlah pasar tradisional. Pedagang dan pembeli pun dibuat kebingungan karena harga jual sudah mencapai Rp 40 ribu, naik hingga dua kali lipat.

Sejumlah penjual makanan yang menggunakan cabai sebagai penyedap terpaksa mengurangi takaran, agar tidak mengalami kerugian.

Pantauan Sripoku.com, Minggu (24/3/2013) di Pasar Lematang dan Pasar Tradisional Modern (PTM) Serelo di Kota Lahat, harga bawang merah masih tetap tinggi. Setelah sempat mencapai harga Rp 60 ribu per kilogramnya, kini sudah mulai turun hingga Rp 50 ribu. Hal yang sama juga terjadi pada bawang putih yang sempat menyentuh harga Rp 50 ribu per kilogramnya, kini berangsur turun hingga Rp 40 ribu per kilogramnya.

Meski harga jual bawang merah dan bawang putih masih tetap tinggi, namun cukup disyukuri sejumlah pedagang dan pembeli. Mereka berharap harga jualnya terus mengalami penurunan, hingga kembali ke harga normal seperti sebelumnya. Sehingga urusan bumbu dapur, tidak lagi terganggu.

Namun disaat harga bawang merah dan bawang putih mulai turun, justru harga cabe rawit yang melambung tinggi. Harganya bahkan terus merangkak naik empat hari terakhir, hingga mencapai Rp 40 ribu per kilogramnya. Padahal sebelumnya hanya dijual relatif stabil, berkisar Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu per kilogramnya.

Hal yang sama juga terjadi pada cabe merah keriting, yang juga mengalami kenaikan. Bila sebelumnya dijual hingga Rp 25 ribu per kilogramnya, kini udah mencapai Rp 35 ribu per kilogramnya. Pedagang pun sempat kebingungan, dan berharap tidak menular pada kebutuhan lainnya.
Penulis : Tommy Sahara
Editor : Soegeng Haryadi
 
Sumber : http://palembang.tribunnews.com/2013/03/24/harga-cabe-rawit-melambung-tinggi

Selasa, 12 Maret 2013

Perdagangan Bebas Indonesia-China

Diposting oleh Fransisca Novianti Panadi di 03.08 0 komentar
Perdagangan Bebas Indonesia-China

Sejak disepakatinya perdagangan bebas ASEAN-China (ACFTA) dimulai tanggal 1 Januari 2010, produk jadi dari China membanjiri pasar domestik. Kawasan perdagangan baru mulai bermunculan dan kawasan perdagangan lama juga ikut ramai. Organisasi Perdagangan Dunia mengatakan, setidaknya sekitar 400 kawasan perdagangan beroperasi pada tahun 2010. Hal ini menjadikan langkah awal menuju perdagangan global liberalisasi yang luas.
Selain itu, China yang memiliki penduduk sekitar 1,4 miliar jiwa dan daerah yang sangat luas menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan industri dan perdagangan. China seolah menjadi harapan besar untuk mendongkrak omzet perdagangan industri.
Setelah satu tahun disepakatinya perdagangan bebas ACFTA ini, neraca perdagangan Indonesia-China menunjukkan nilai surplus bagi China. Namun begitu, Indonesia masih mempunyai peluang untuk surplus asalkan ada upaya-upaya nyata dari pemerintah untuk mendongkrak ekspor barang jadi ke China.

Perekonomian China yang begitu kuat terfokus pada ekspor menjadi tantangan bagi Indonesia. Ditambah lagi Pemerintah China yang mendukung penuh perdagangan masyarakatnya telah mampu untuk menghasilkan produk yang berkualitas, produk yang bervariasi, teknologi yang maju serta harga yang relatif murah, Dengan demikian produk-produk dari China tersebut akan mendominasi pasar di Indonesia. Begitu pula produk Indonesia yang sama dengan produk dari China, namun Indonesia masih kalah bersaing di beberapa produk tersebut. Walaupun begitu Indonesia masih unggul dalam produk komponen otomotif, garmen, furniture, dan perlengkapan rumah tangga. Walaupun memiliki unggulan produk, namun hal tersebut akan menjadikan sebuah tantangan yang berat bagi Indonesia karena harus bersaing dengan produk lain yang lebih murah dan berkualitas.

Berbagai permasalahan yang terjadi dengan masuknya produk dari China ke Indonesia menggambarkan  pengaruh negatif dari ACFTA terhadap industri dan juga kesehatan masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu masyarakat dan para pengusaha industri tidak setuju atas pelaksanaan ACFTA karena merugikan mereka. Sementara itu pemerintah Republik Indonesia sampai saat ini masih tetap menjalankan ACFTA, karena dianggap akan dapat meningkatkan daya saing Indonesia terhadap barang-barang dari China tersebut.

 KESIMPULAN :

Walaupun terdapat dampak negatif dari AFTA ASEAN-China. Indonesia juga diuntungkan dengan melakukan free export ke negara-negara ASEAN dan China, Seperti; minyak kelapa sawit, tekstil, alat-alat listrik, gas alam, sepatu, dan garmen. Selain itu juga, kita bisa meningkatkan investasi lokal yang secara tidak langsung dapat meningkatkan tenaga kerja dan mengurangi pengangguran dengan berdirinya produk-produk baru dan meningkatkan pengamanan untuk menyeleksi barang-barang dari china ke indonesia yang tidak punya izin barang masuk ke indonesia.
 

Senin, 05 November 2012

Tugas Pengantar bisnis 2

Diposting oleh Fransisca Novianti Panadi di 14.53 0 komentar
Daur Ulang Sampah kertas Menjadi Rupiah

Kertas merupakan bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi serat yang berasal dari pulp. Peluang bisnis kertas daur ulang ini menarik karena dapat dilakukan oleh siapa saja dan membutuhkan modal yang sedikit. Kita dapat menggunakan alat-alat yang ada disekitar kita. Ternyata tidak banyak orang yang tahu bahwa dengan kreatif dapat menguntungkan kita, kerajinan kertas daur ulang  dapat menghasilkan omset yang berlimpah.

Kertas daur ulang dapat dikreasikan menjadi benda – benda seni yang memiliki nilai jual cukup tinggi, misalnya saja dibuat pigura, kotak pensil, kartu ucapan, blocknote, ataupun souvenir lainnya. Konsumen kreasi kertas daur ulang rata – rata adalah para pengrajin yang membuat kotak kado, kotak pensil, serta kerajinan lain dari daur ulang kertas. Selain para pengrajin hasil daur ulang kertas juga diminati para masyarakat umum, yang kebanyakan dari anak muda. Mereka menganggap benda – benda dari kertas daur ulang memiliki nilai seni lebih tinggi

Menurut penelitian, ternyata kertas daur ulang menghemat sumber daya alam, menghemat energi, mengurangi emisi gas rumah kaca , dan membuat ruang TPA gratis untuk jenis lain dari sampah yang tidak dapat didaur ulang. Daur ulang satu ton kertas dapat menghemat 17 pohon, 7.000 galon air, 380 galon minyak, 3,3 meter kubik ruang TPA dan 4.000 kilowatt energi yang cukup untuk kekuatan rumah rata-rata US selama enam bulan-dan mengurangi emisi gas rumah kaca oleh satu metrik ton ekuivalen karbon (MTCE).   


 

Selasa, 23 Oktober 2012

Teori Manajeman Klasik

Diposting oleh Fransisca Novianti Panadi di 01.30 0 komentar
Teori Manajeman Klasik

Prinsip Teori Manajemen Aliran Klasik .Awal sekali ilmu manajemen timbul akibat terjadinya revolusi industri di Inggris pada abad 18.

    Para pemikir tersebut rnemberikan perhatian terhadap masalah-masalah manajemen yang timbul baik itu di kalangan usahawan, industri maupun masyarakat. Para pemikir itu yang terkenaI antara lain, Robert Owen, Henry Fayol, Frederick W. Taylor dan lainnya.

Robert Owen (1771 -1858)

    Robert Owen adalah orang yang menentang praktek-praktek memperkerjakan anak-anak usia 5 atau 6 tahun dan standar kerja 13 jam per hari. Tersentuh dengan kondisi kerja yang amat menyedihkan itu, beliau mengajukan adanya perbaikan terhadap kondisi kerja ini.

    Pada tahun-tahun awal revolusi industri, ketika para pekerja dianggap instrumen yang tidak berdaya, Owen melihat rneningkatkan kondisi kerja di pabrik, rnenaikkan usia minimum kerja bagi anak-anak, mengurangi jam kerja karyawan, menyediakan makanan bagi karyawan pabrik, mendirikan toko-toko untuk menjual keperluan hidup karyawan dengan harga yang layak, dan berusaha memperbaiki lingkungan hidup tempat karyawan tinggal, dengan membangun rumah-rumah dan membuat jalan, sehingga lingkungan hidup dan pabrik rnenjadi menarik. Sebab itu, beliau disebut "Bapak Personal Manajemen Modern".

    Selain itu, Owen lebih banyak memperhatikan pekerja, karena menurutnya, investasi yang penting bagi manajer adalah sumber daya manusia. Selain mengenai perbaikan kondisi kerja, beliau juga rnembuat prosedur untuk meningkatkan produktivitas, seperti prosedur penilaian kerja dan bersaing juga secara terbuka.




Henry Fayol (1841 -1925)

    Pada tahun 1916, dengan sebutan teori manajemen klasik yang sangat memperhatikan produktivitas pabrik dan pekerja, disamping memperhatikan manajemen bagi satu organisasi yang kompleks, sehingga beliau menampilkan satu metode ajaran manajemen yang lebih utuh dalam bentuk cetak biru.

    Fayol berkeyakinan keberhasilan para manajer tidak hanya ditentukan oleh mutu pribadinya, tetapi karena adanya penggunaan metode manajemen yang tepat.

    Sumbangan terbesar dari Fayol berupa pandangannya tentang manajemen yang bukanlah semata kecerdasan pribadi, tetapi lebih merupakan satu keterampilan yang dapat diajarkan dari dipahami prinsip-prinsip pokok dan teori umumnya yang telah dirumuskan. Fayol membagi kegiatan dan operasi perusahaan ke dalam 6 macam kegiatan :

    a. Teknis (produksi) yaitu berusaha menghasilkan dan membuat barang-barang produksi.

    b. Dagang (Beli, Jual, Pertukaran) dengan tara mengadakan pembelian bahan mentah dan menjual hasil produksi.

    c. Keuangan (pencarian dan penggunaan optimum atas modal) berusaha mendapatkan dan menggunakan modal.

    d. Keamanan (perlindungan harga milik dan manusia) berupa melindungi pekerja dan barang-barang kekayaan perusahaan.

    e. Akuntansi dengan adanya pencatatan dan pembukuan biaya, utang, keuntungan dan neraca, serta berbagai data statistik.


manajemen Klasik
1. pengembangan manajemen di lakukan oleh teoritis.
2. investasi terbesar adalah karyawan
3. tenaga kerja di beri pelatihan keterampilan sesuai operasi pabrik.
4. karyawan bertanggung jawab atas pekerjaan tertentu yang berulang.
5. adanya skema pembagian keuntungan
  
Charles Babbage

        Charles Babbage adalah seorang Profesor Matematika dari Inggris yang menaruh perhatian dan minat pada bidang manajemen. Perhatiannya pada operasi-operasi pabrik yang dapat dilakukan secara efisien. Dia percaya bahwa aplikasi prinsip-prinsip ilmiah pada proses kerja akan menaikkan produktivitas dari tenaga kerja dan menurunkan biaya, karena pekerjaan-pekerjaan dilakukan secara efektif dan efisien. Dia menganjurkan agar para manajer bertukar pengalaman dan dalam penerapan prinsip-prinsip manajemen. Perhatiannya diarahkan dalam hal pembagian kerja (devision of labour), yang mempunyai beberap keunggulan, yaitu :
  1. Waktu yang diperlukan untuk belajar dari pengalaman-pengalaman yang baru.
  2. banyaknya waktu yang terbuang bila seseorang berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain, dan orang tersebut harus menyesuaikan kembali pada pekerjaan barunya sehingga akan menghambat kemajuan dan ketrampilan pekerja, untuk itu diperlukan spesialisasi dalam pekerjaannya.
  3. Kecakapan dan keahlian seseorang bertambah karena seorang pekerja bekerja terus-menerus dalam tugasnya.
  4. Adanya perhatian pada pekerjaannya sehingga dapat meresapi alat-alatnya karena perhatiannya pada itu-itu saja.
Kontribusi lain dari Charles Babbage yaitu menciptakan mesin hitung (calculator) mekanis yang pertama, mengembangkan program-program permainan untuk komputer, mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan antara para pekerja dengan pemilik perusahaan, juga membuat skema perencanaan pembagian keuntungan.
 

 

Hellow!! WELCOME TO MY BLOG Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea